Tampilkan postingan dengan label SPIRITUAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPIRITUAL. Tampilkan semua postingan

Krisis global telah memberi imbas yang negatif bagi pertumbuhan perekonomian secara internasional. Imbasnya sangat berpengaruh terhadap perekonomian dunia. Hal itu terlihat dengan berbagai dampak resesi ekonomi dunia. Hampir di setiap negara terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal. Banyak tenaga kerja yang dirumahkan dalam rangka efisiensi dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Kondisi itulah yang sekarang menghadang semua bangsa-bangsa di dunia.


Kondisi yang sedemikian, ternyata memberi dampak yang buruk bagi perekonomian secara nasional per kapita. Kehidupan per keluarga semakin sulit. Pada sisi lain, biaya hidup yang semakin tinggi juga bagian dari krisis ekonomi global tersebut. Sangat dirasakan dampak negatif krisis global tersebut. Kini, tinggal lagi bagaimana menyikapi situasi dan kondisi perekonomian yang seperti ini. Meratapi nasib sambil menggerutu bukanlah sebuah pilihan yang bijak. Diperlukan sikap positif dan langkah yang bijak.

Beberapa waktu terakhir menjadi masa pertaruhan bagi perekonomian kita. Pertaruhan karena di tengah upaya pemerintah menggenjot pemulihan ekonomi dari krisis global, dua bom meledak di Mega Kuningan, Jakarta, 17 Juli 2009. Bom itu meledak di salah satu simbol sektor riil ekonomi, industri pariwisata, yakni di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton. Karena itu, banyak yang waswas ledakan bom itu bakal membuyarkan agenda pemulihan ekonomi dan kian memperdalam krisis. Tapi, faktanya, pasar uang kita tidak terlalu terguncang. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dan rupiah hanya terkoreksi tipis beberapa jam seusai bom meledak, tetapi kembali normal pada pekan berikutnya.

Sejumlah analis ekonomi menyebutkan apa yang terjadi dengan bursa dan pasar uang pascaledakan bom tersebut merupakan bukti fundamental ekonomi kita kuat. Selain itu, para pelaku pasar sudah mafhum bahwa bom tersebut diledakkan kelompok teroris yang sudah bisa diidentifikasi aparat. Itulah sebabnya pelaku pasar tidak panik. Mereka tetap membelanjakan dana mereka di pasar uang Indonesia yang imbal hasilnya lebih menjanjikan ketimbang pasar Amerika atau Eropa.

Para pelaku pasar uang dan saham baru panik jika ledakan bom itu terkait dengan gesekan politik di dalam negeri. Itu disebabkan kekerasan yang muncul akibat pergolakan politik bakal melahirkan ketidakpastian. Padahal, kepastian adalah kunci utama kepercayaan pelaku pasar. Karena itu, mengaitkan ledakan bom dengan politik, misalnya dihubungkan dengan pemilihan presiden, di tengah proses investigasi yang masih prematur justru bisa menjadi bumerang bagi pasar uang dalam negeri. Pernyataan itu sama saja dengan mempersilakan investor hengkang dari negeri ini. Maka, alih-alih membuat pernyataan tudingan ke segala arah, energi pemerintah sebaiknya diarahkan untuk menangani dampak lanjutan dari ledakan bom tersebut. Dampak yang paling terasa adalah sektor pariwisata, khusunya perhotelan.

Asosiasi perhotelan mengestimasi pascaledakan bom pendapatan perhotelan bakal merosot 20% untuk waktu enam bulan. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan asing akan berkurang 1 juta orang dalam kurun satu tahun. Itu pun dengan catatan pemerintah cepat bergerak. Kita tidak boleh terlena dan menganggap enteng ledakan bom hanya karena bursa dan rupiah tidak terpengaruh. Tapi, kita juga tidak boleh paranoid lalu tidak mengedepankan akal sehat sehingga secara membabi buta menyerang lawan politik yang ujung-ujungnya malah memperkeruh suasana.

Pemulihan ekonomi nasional dari dampak krisis keuangan global diyakini akan berjalan lebih cepat. Selain didukung pemulihan secara global, Indonesia pun telah terbukti lebih tahan krisis. Tren penguatan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan ditopang oleh sejumlah faktor, diantaranya adalah permintaan konsumsi domestik yang sangat kuat dan mayoritas dibanding faktor lain. Investasi juga diyakini kembali meningkat. Meski masih lemah, penurunan ekspor juga mulai melambat seiring pemulihan perekonomian dunia. "Tapi itu pun tidak masalah, karena faktor demand domestik masih lebih berperan dibanding yang lain.

Langkah bijak yang dapat ditempuh adalah dengan tetap berperilaku positif yang dapat menumbuhkembangkan iklim perekonomian bangsa. Setidaknya, dalam momentum HUT Proklamasi 1945 setiap tahunnya patut kita hayati dalam hidup bermasyarakat. Setidaknya hal ini akan memberikan pandangan yang baru atas realitas perekonomian nasional yang sedang lesu-lesunya. Kiranya peran serta masyarakat dapat mengembangkan upaya perbaikan perekonomian yang diharapkan. Sebab, krisis global yang ada membuat perekonomian bangsa ini semakin goyah. Krisis yang dirasakan telah memberikan nilai destruktif bagi perbaikan kualitas perekonomian. Motivasi untuk bangkit dari kelesuan perekonomian harus dipupuk secara maksimal.

Kiranya kerjasama bangsa ini akan dapat memberikan spirit tinggi untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi. Sebab, hanya dengan spirit yang kuat, kita dapat melakukan usaha secara maksimal. Dan dengan maksimalisasi usaha tersebut, akan memberi hasil yang jelas bagi pertumbuhan dan perkembangan, plus perbaikan, roda perekonomian bangsa. Setidaknya kita dapat selalu menumbuhkan segala energi positif di dalam diri agar segala hal yang kita lakukan dapat bersifat konstruktif dan berguna bagi kehidupan bangsa dan engara ini. Hal inilah yang harus diupayakan secara menyeluruh oleh segenap lapisan masyarakat Indonesia. Bagaimanapun, pemulihan ekonomi kita masih menghadapi tantangan sangat berat dan terjal. Sebagian besar sektor riil kita masih mati suri. Karena itu, pemulihan ekonomi membutuhkan langkah cepat, dengan cara luar biasa, dan dengan kekompakan yang tinggi. Hal inilah yang akan membuat perekonomian Negara kita akan semakin kuat, bahkan dapat masuk daftar terdepan berkembangnya ekonomi negara dalam kancah internasional.

Setiap manusia selalu berusaha untuk menciptakan kehidupan yang sehat, bahagia serta terbebas dari beragam masalah finansial. Kesehatan sangat penting artinya, karena sehat adalah modal utama kita dalam beraktifitas. Sehat adalah kekayaan yang tak ternilai, sedangkan sakit dapat menjerumuskan kita ke pintu kemiskinan dan penderitaan yang tiada tara. Begitu pula dalam mencapai kekayaan dalam hidup. Bila Anda melihat sejarah keluarga kaya, (dalam waktu yang cukup jauh) maka Anda pasti akan mendapati bahwa mereka dulunya juga hampir sama seperti orang-orang miskin yang ada sekarang. Dalam hal ini kami ingin memberikan suatu gambaran di mana keluarga kaya sekarang dulunya bangkrut, tapi kami merasa bahwa mereka tidak miskin dalam arti sebenarnya (dalam pikiran mereka). menguntungkan.

Bagaimana Anda dapat memperbaiki situasi keuangan Anda? Dalam hal ini tidak ada hal yang mudah seperti halnya sulap, tiba-tiba Anda menjadi kaya. Kebanyakan orang berusaha mencapai ini dengan kerja keras, keuletan, dan kesinambungan dalam mengatur hidup. Namun sebenarnya, kehidupan kita selalu dikelilingi oleh energi-energi hidup yang ada di seluruh atmosfir bumi ini, dimana kita bernafas dan menjalani kehidupan. Satu kekuatan yang oleh sebagian orang dijadikan media bagi pencapaian kebahagiaan secara spiritual inilah yang disebut dengan energi metafisik.

Metafisika adalah sebuah kekuatan yang terletak pada kekuatan mental, akal pikiran, hati, jiwa serta semua fisik tubuh manusia, yang mana jika manusia bisa membangkitkan kinerja semua unsur tubuh mereka, maka mereka memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Mungkin istilah ini terdengar mistik, namun disini diajarkan bahwa apapun alirannya percaya bahwa dibalik fisik manusia tersimpan sebuah energi. Otak manusia terdiri dari bermilyar sel syaraf yang dapat menghasilkan arus listrik lemah memancarkan gelombang elektromagnetik halus. Otak yang terlatih memiliki kekuatan gelombang yang mampu mempengaruhi sekitarnya.

Menurut para ahli metafisaka, sebuah ritual mampu menimbulkan kekuatan otak (mind power) sehingga dapat memancarkan energi. Proses ini pada umumnya dilakukan dengan menanamkan “hipnotis diri” (autosugesti) dimana dalam kondisi gelombang otak alpha – theta melalui bacaan-bacaan tertentu (wirid, mantra, doa) hingga timbul sugesti yang kuat. Ritual akan membangkitkan daya magnetis yang memiliki karakteristik menolak dan menarik.

Dalam era modern ini, banyak diantara manusia mulai mencermati dan akhirnya mendalami seni olah nafas Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisika (ilmu ghaib). Hanya saja, banyak yang tidak bisa membedakan keduanya. Ditambah lagi ketika mempelajarinya “tersesat” menuju kemusyrikan karena disadari atau tidak, kekuatan ilmu yang didapatnya ternyata dibantu oleh bangsa jin.

Pemanfaatan energi metafisis untuk tindak kejahatan adalah bentuk dari penyalahgunaan ilmu. Sebagaimana pisau yang dapat digunakan untuk menolong atau menodong, tergantung siapa yang memegangnya. Padahal kekuatan itu sebenarnya adalah energi murni yang terdapat dalam diri manusia sendiri, sedangkan energi metafisika yang murni berada diluar tubuh manusia, yang sering disebut dengan aura.

Ternyata diantara segala materi yang ada di semesta ini, diberikan kemampuan dalam menciptakan energi Metafisik yang berada dan bersumber dari energi gelombang Bioelektromagnetik yang menyelubungi tubuh dan diperkuat alam semesta di diluar tubuh manusia. Ini tentu akan bermanfaat bagi keselamatan sesama umat manusia, dan hubungan harmonisasi dengan alam sekitar, sesuai dengan tugasnya sebagai khalifah dimuka bumi.

Gelombang energi metafisika yang menyelubungi tubuh dan alam semesta inilah yang dinamakan BIOENERGI. Energi ini dapat diperkuat melalui penyerapan energi dari alam semesta. Pada diri kita, aliran Bioenergi ini berada pada sekujur tubuh, menyelubungi dan menyelimuti kontur tubuh. Pada umumnya, kehadirannya tidak kita sadari. Pancaran energi dalam hidup kita terekspresikan sebagai pendaran gelombang Bioelektromagnetik, sesuai dengan tinggi rendahnya frekuensi dan panjang gelombang yang dipancarkan. Peningkatan intensitas Bioenergi pada tubuh kita sangat dimungkinkan. Dengan meningkatkan kemampuan mengenali dan merasakannya dalam olah gerak dan olah nafas, kita akan dapat dengan baik menerima aliran energi ini dari alam semesta.

Bioenergi bukanlah energi yang sesat ataupun mengikuti perintah jin karena ia bersifat alamiah, ilmiah, dan Illahiah. Ia adalah energi hidup, dan dari energi hidup asal inilah Allah yang menciptakan jagad raya dan seisinya. Allah menyediakan energi hidup ini untuk memperkuat kehidupan dan peningkatan kualitas hidup manusia itu sendiri. Dalam banyak hal, Bioenergi berperan aktif dalam penyembuhan, bahkan kemampuan psikis juga akan muncul dari proses praktik spiritualitas ini. Pintu gerbang Bioenergi adalah pembersihan diri dari berbagai bentuk energi negatif, baik penyakit fisik, penyakit kejiwaan, penyakit mental bahkan penyakit spiritual.
Bioenergi terdiri dari ion-ion positif dan negatif sehingga dapat dimodifikasi dengan kekuatan tanpa batas, dengan catatan energi yang dimiliki orang tersebut besar sekali, dan itu bisa dilatih. Energi ini mempunyai jenis dan ras tersendiri dan mempunyai sifat hukum tersendiri. Manfaatnya sangat banyak dan tanpa batas asal kita mau memperkuatnya dengan jalan menyerapnya dari alam semesta. Bioenergi sangat efektif untuk pembersihan diri dari kotoran yang bersifat fisik maupun halus (eterik) untuk membantu peningkatan kualitas manusia yang sehat lahir dan batin.

Oleh karenanya, bagi Anda yang ingin meraih kehidupan yang sehat dan kaya, serta terhindar dari berbagai kesulitan hidup, jangan ragu lagi untuk memperoleh solusi hebatnya hanya di Bioenergi. Dimulai dari penawaran obat herbal, sampai dengan program pelatihan spektakuler yang secara kontinyu dilaksanakan untuk membuat hidup Anda lebih bermakna. Karena hidup Anda adalah berharga, maka Bioenergi ada. Dan karena Bioenergi sangatlah Anda butuhkan, maka Syaiful M. Maghsri memformulasikannya menjadi energi hebat yang memiliki kadar ilmiah dan kaya akan berkah Illahi yang akan memperbaharui kehidupan masa lalu menjadi masa depan yang lebih berarti. Bioenergi adalah energi metafisik murni yang tidak akan pernah pudar sepanjang waktu, selalu mengalir dalam setiap detak jantung makhluk hidup, sehingga ia akan ciptakan keharmonisan bagi kehidupan semesta raya.

Ada kata-kata hikmah yang artinya kurang lebih, bahwa “Engkau menjadi manusia bukan karena bentuk jasmanimu semata tetapi terutama karena jiwamu”. Berangkat dari kata-kata hikmah itu, maka dalam memelihara dan menjaga hidupnya agar tetap sehat serta seimbang jasmani dan rohaninya, dikenal adanya “olahraga dan olah jiwa”. Olahraga diwujudkan dalam bentuk gerak jasmani, seperti senam, lari dan berjalan. Sedang olah rohani diwujudkan dalam bentuk kontemplasi, semedi atau meditasi, yang dalam agama (Islam) dikenal, seperti zikir dan wirid.

Begitu pula dalam kaitannya dengan kesehatan, dikenal serangkaian kata-kata “sehat jasmani dan rohani”, Keduanya bagaikan dua sisi sekeping mata uang logam.

Selama ini kita tahu bahwa penyakit dan masalah kita adalah nyata bagi kita, karena itulah yang kita yakini. Kita sering memiliki kepercayaan yang besar pada : kesulitan, ketakutan, kecemasan, penyakit kesedihan, kekurangan, ketidakberdayaan ketimbang pada kemudahan, kecukupan, kesehatan, harmoni, keindahan dan pada tatanan spiritual – kepercayaan kita telah salah alamat. Orang yang yakin dan percaya bahwa dirinya tidak sehat pasti akan sakit, tetapi sebaliknya orang yang percaya dan yakin pada harmoni, prinsip-prinsip spiritual dan harapan baik pasti akan sembuh dari sakit. Orang yang percaya bahwa ia tidak memiliki energi untuk bergerak maka ia tak akan bergerak, tetapi orang yang percaya pada prinsip energi tak terbatas akan dapat bangun dari keadaan tak bergrak itu, ia akan selalu berpikir p[ositif, dinamis, hidup penuh gairah dan harapan.

Pada kenyataannya, sejumlah orang mencoba melarikan diri dari masalah dengan kesibukan masing-masing. Lebih memprihatinkan lagi mereka mencari solusi dengan jalan yang tidak rasional, yang kadang kala justru bertentangan dengan prinsip-prinsip agama dan ayat-ayat Allah. Hal ini selalu terjadi karena keterbatasan akal, karena manusia selalu saja lebih menggunakan kecerdasan intelektual, namun tidak mau membuka hatinya kepada rahasia-rahasia semesta ciptaan Allah. Yang ironisnya begitu kecerdasan ini menemui jalan buntu justru larinya ke hal-hal yang bersifat mistik, klenik dan tahayul, serta semakin menjauhkan diri dari Allah.

Akhir-akhir ini banyak dibicarakan dan dipublikasikan buku-buku sekitar keceradasan spiritual dan penyembuhan lewat pendekatan spiritual atau kekuatan spiritual. Buku-buku yang membahas tentang spiritualitas dan penyembuhan, baik yang disajikan secara teoritik mendalam maupun yang popular praktis, semakin laris dan mengundang perhatian khalayak ramai. Ini menggambarkan tentang pentingnya pendekatan secara holistik terhadap upaya-upaya pencerdasan maupun penyembuhan. Bicara tentang kecerdasan itu sendiri (inteligensi manusia), potensi nalar manusia ternyata jauh dari yang kita duga selama ini. Diperkirakan otak manusia yang sudah teraktualisasi rata-rata baru sekitar 8% dari seluruh potensi yang ada. Dengan begitu maka sesungguhnya masa depan peradaban manusia sulit di duga secara persis karena berbagai kreasi dan inovasi manusia akan selalu muncul. Berkaitan dengan ini, maka kita mengenal istilah “Fisika Quantum Learning” yang intinya adalah dalam perilaku alam dan capaian intelektual terhadap loncatan yang sulit diukur recara regular.

Dari hasil kegiatan para ahli bidang neurology yang berkolaborasi dengan hasil psikologi hingga muncul isilah neuropsikologi, otak manusia tersusun dari berbagai jenis dan bagian yang masing-masing memiliki potensi dan fungsi berbeda. Namun saying, sejak belia cara belajar kita lebih banyak mengandalkan belahan otak kiri (analisa) yang bekerja secara linear, repetitive, analitik, partikularistik, dan reporuktif. Akibatnya, kecerdasan lainnya kurang aktif yang pada urutannya masyarakat semacam ini tidak kreatif dan tidak inovatif dalam kehisupannya. Yang kemudian menggemuka adalah tradisi menghapal, meniru, dan menerima ilmu pengetahuan apa adanya karena cara berpikirnya yang monoton dan seragam.

Sudah semestinya kita harus mampu mengaktifkan dan mempertajam potensi kecerdasan, terutama yang berada pada belahan otak kanan (intuisi) dan bagian kecerdasan spiritual. Karena kecerdasan inilah yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu atau yang akan melahirkan manusia yang inovatif dan kreatif, lebih dari itu akan membawa manusia ke pencerahan spiritual.

Kecerdasan spiritual bukanlah sejumlah tatanan urutan dari Tuhan atau dispensasi khusus rahmat yang hanya dimiliki orang-orang tertentu. Kecera\dasan ini untuk setiap orang. Adalah suatu tindakan esensial, hasil alamiah pada jalan fungsi-fungsi kesemestaan ketika kita memanfaatkannya dengan benar. Kita semua perlu melakukannya dengan terlebih dahulu mengenali kebenaran dinamik tentang kebenaran ini. Kita harus mengenali masalah-masalah kita dan ketidakberaturan yang dating dari diri kita sendiri dan bukannya disebabkan oleh orang lain.

Ada sebuah jalan yang dapat ditempuh untuk mendekati kehidupan, menjadikannya setiap hari sebagai petualang yang menyenangkan dan jauh dari serbuan bencana namun semakin mendekatkan diri kepada sang khalik. Allah telah memberikan rahmat yang luar biasa kepada alam semesta ini, termasuk kepada diri setiap manusia, yaitu diciptakannya energi hidup (bioenergi). Bioenergi yang begitu alamiah dan ilmiah memiliki kecerdasan yang luar biasa manakala seseorang bias memahami, kemudian mengaplikasikannya dalam hidup.

Kecerdasan bionergi menawarkan bantuan untuk melegakan diri dari sumbatan rasa khawatir dan masalah-masalah yang mengganggu kehidupan. Tambahan lagi, konsep kecerdasan bionergi membawa suatu revolusi komplit pada kesadaran anda selain turut memberikan kontribusi perubahan mental dan emosional.

Ada kekuatan yang selalu baru dan bermanfaat di alam semesta ini yang dapat memasok anda dengan pengalaman. Segala yang dibutuhkan dapat diraih dengan energi hidup ini dan keterbukaan diri atas kebaikan yang esensial dan kebenaran.

Kecerdasan energi hidup sebagai sebuah jalan spiritual yang dapat muncul dalam berbagai aspek kehidupan kita. Secara spiritual bioenergi bergerak bersamaan dan berdasarkan pada kesadaran kita. Dalam wujudnya yang fisik, pikiran adalah tindakan dan tindakan ini adalah perwujudan fisik dari pengeluaran energi melalui pikiran sadar itu. Kecerdasan spiritual itu dapat menyentuh pikiran, tubuh, emosi, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan diri kita (pergaulan, keluarga, pekerjaan, keuangan, atau tujuan hidup).

Kecerdasan energi hidup ini memiliki semua, dan ia bersama dalam pemahaman pemikiran kita. Saya percaya hal ini – yang secara lebih luas akan dipaparkan oleh penulis dalam buku ini – diterima secara terbuka dalam wilayah pemikiran orang dan penerimaan terhadap gagasan-gagasan itu. Tidak seorangpun yang tidak akan mendapatkan keuntungan sedikitpun dari buku ini. Paling kurang, anda akan hidup dengan harapan yang lebih besar dan positif, suatu pikiran konstruktif yang timbul dari pemahaman spiritual yang kemudian muncul dalam tindakan anda.

Dalam buku ini Pak Syaiful mengingatkan bahwa tubuh kita, jiwa kita, kesadaran kita adalah tanggung jawab kita sendiri. Jika kita semakin sadar pada diri kita, maka jalan menuju kecerdasan spiritual akan lebih nampak mudah dan jelas. Semakin kita sadar pada diri kita sendiri, semakin dekat pula kita dengan energi hidup yang secara spiritual memiliki makna tak terbatas itu. Dengan membaca buku ini ditambah dengan bimbingan yang terarah dan kontinyu, kita kan paham dan pada tingkat fisiknya kita akan dapat menggunakan bioenergi dalam kehidupan kita.

Tidak diragukan lagi bahwa kecerdasan bioenergi sebagai sebuah jalan spiritual untuk penyembuhan dalam berbagai aspek kehidupan, merupakan kejadian yang masuk akal. Ada beragam cara untuk mencapai puncak pemahaman penyembuhan spiritual, namun terdapat kesamaan pada semua pendekatan itu. Yakni selalu terjadi perubahan kesadaran pada orang yang mencari penyembuhan atau pada mereka yang bverusaha membantu orang lain melalui doa atau cara lain untuk menciptakan perubahan.

Kecerdasan bioenergi selalu mengarahkan hokum, hokum yang tahu bagaimana dan apa yang harus dilakukan dan melakukannya. Anda tidak dapat mendorongnya. Daya tak terbatas ini, yang dianugerahkan Yang Maha Perkasa ini, selalu ada disana dan tidak pernah mundur dari Anda. Kecerdasan spiritual membalik impresi-impresi negative yang telah kita anggap sebagai kebenaran mutlak namun sebenarnya tidak. Kecerdasan bioenergi menggubah segala sesuatu ke kondisi kesadaran. Seluruh esensi dalam metode penyembuhan spiritual ini ialah bahwa ia mengubah kesadaran dan menghasilkan perubahan segala sesuatu dan bentuk.

Kecerdasan bioenergi untuk siapa saja, mereka yang sakit, yang sehat, juga yang cintanya terhadap pasangan hidup diganggu atau dikendalikan oleh masalah-masalah fisik atau emosional. Termasuk di dalamnya orang-orang yang ingin membantu sesamanya dan mereka yang tertarik pada terapi dengan jalan lain. Singkatnya semua orang dapat dibantu oleh panduan teknik-teknik penyembuhan bioenergi.

Anda dapat menggubah keyakinan Anda. Keyakinan anda mengubah hokum kreatif kesadaran sepanjang waktu melalui sikap baru yang anda ciptakan. Melalui penyembuhan bionergi, anda akan mengembangkan sikap baru ini. Buku panduan ini akan menunjukkan kepada anda bagaimana caranya.

Kesadaran kita tentang kehidupan, kesadaran kita tentang Tuhan, tentang doa, tentang apa yang kita sebut penyembuhan, akan terefleksikan dalam pengalam kita tentang kehidupan melalui hokum – selalu melalui hokum. Ketika pemahaman anda tentang kebenaran ini tumbuh, ketika pemahaman spiritual anda terkuak dan berkembang, kehidupan anda akan menjadi ekspresi yang lebih jelas dari keutuhan, harmoni, dan lebih jauh lagi, keyakinan anda akan bergerak ke konsep yang lebih luas tentang hidup dan diri. Anda akan mengekspresikan kebebasan dan kemudahan yang lebih besar.

Buku ini untuk siapa saja yang membutuhkan tua atau muda, kaya atau miskin, tak peduli siapa mereka dan dari mana mereka berasal. Tiap orang memiliki bakat spiritual. Bakat tersebut merupakan kemampuan merefleksikan dan mengekspresikan keberadaan Tuhan atau kehadiran universal. Bakat itu berupa melihat secara jelas yang bias membedakan antara fakta dan kebenaran. Dalam filsafat kecerdasan spiritual, kita mendefinisikan “fakta” sebagai segala sesuatu yang benar untuk sementara dalam kondisi yang bersyarat, dunia pengalaman material kita. Fakta berubah ketika dunia berubah. Misalnya, ketika berubahnya fakta bahwa karena kemajuan iptek orang sudah bisa pergi ke ruang angkasa, bulan, bahkan lebih jauh lagi merupakan kebenaran.

Buku ini akan membantu anda apapun agama atau keyakinan yang anda pegang seperti saya tujukan di muka, ini bukan pendekatan agama menuju penyembuhan, melainkan pendekatan spiritual. Jalan ini dapat digunakan oleh siapa saja.

Syaiful M. Maghsri, lewat bukunya yang berjudul “Bioenergi Quotient – Kecerdasan Energi Hidup – Jalan Spiritual yang harus dilalui untuk sembuh dari berbagai penyakit” merupakan salah satu buku yang menarik untuk dibaca.

KLIK : www.bioenergi.co.id

Dalam berbagai sifat spiritual ataupun rohani, adjustment dipahami dalam beragam makna. Secara sederhana, penyesuaian (adjustment) dapat dipahami sebagai suatu proses. Setiap orang pasti pernah menjalani penyesuaian dalam makna duniawinya, dalam berbagai bentuk dan cara. Misalnya saja pengalaman seseorang yang tidak bisa berenang, namun diminta langsung berenang di sungai atau laut. Ia tidak tahu apa yang akan terjadi pada dirinya, entah terapung, atau justru akan tenggelam. Namun, adjustment yang dimaksud disini adalah dalam makna spiritual, dilakukan jika seseorang tidak memahami ajaran-ajaran agama, kepercayaan, pandangan-pandangan dan ide-ide masalah spiritual, merasa bahwa ia harus menempuh jalan yang tidak ia ketahui arahnya. Namun jalan penyesuaian ini memang dirasakan sangat sulit apabila masih terikat dengan kehidupan duniawi, yang masih terbelenggu dengan ego.

Bioenergi Adjustment
Secara metafisik, penyesuaian terdiri atas dua belas jenis yang terbagi menjadi empat tahap seperti di bawah ini :

  • Tahapan Pertama

Tahap ini dilakukan dengan bantuan seorang pembimbing yang sering disebut sebagai mursyid (dunia sufi), guru (secara Vedanta), atau master (di Bioenergi). Seorang master merupakan orang yang hidup di dunia, sama seperti manusia yang lain, beraktifitas di tengah-tengah masyarakat, serta mengalami pula kesusahan dan kesulitan duniawi. Bantuan seorang master merupakan langkah utama yang terpenting, apalagi bagi mereka yang ingin memanfaatkan Bioenergi secara maksimal. Hal ini dikarenakan Bioenergi dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia, baik secara jasmani, rohani, mental, emosional, sosial, ekonomi, dan spiritual.

  • Tahapan Kedua

Penyesuaian pada tahap ini adalah beragam ujian yang meliputi ujian keimanan, kepercayaan, dan kesabaran yang secara alamiah muncul ke permukaan kehidupan seseorang, dan ini harus dipahami secara lahir dan batin.

  • Tahapan Ketiga

Ada tiga penyesuaian dalam tahapan ini, yaitu menerima pengetahuan dengan penuh perhatian, bersyukur terhadap semua yang ia terima dengan sabar, dan mengasimilasi hasilnya dengan cerdas.

  • Tahapan Keempat

Pada tahapan ini, para praktisi Bioenergi akan memperoleh hasil dari yang diidealkannya. Dan siapa yang menjadi ideal, siapa yang memberi penyesuaian? Hal ini akan terjawab di suatu saat, namun tidak selamanya.

Tiga Aspek Bioenergi Adjustment
Bionergi Adjustment memiliki tiga aspek, yaitu :

  • Adjustment alamiah

Adjustment alamiah bisa terjadi kepada semua orang, tapi tidak semua orang memahami prosesnya. Tidak diperlukan juga seorang master. Kejadiannya bisa berupa perubahan cara pandang terhadap kehidupan secara tiba-tiba, merasakan dirinya tiba-tiba sadar berada di dunia lain. Meskipun ia berada di dunia yang sama, dunia tersebut benar-benar asing bagi dirinya. Nilai semua hal berubah pada saat cara pandang berubah. Bagaimana adjustment ini menimbulkan perubahan? Proses metafisik apa yang akan terjadi? Jiwa ditutupi oleh berlapis-lapis tabir, satu tabir menutupi tabir yang lain. Tabir-tabir ini yang menghalangi jiwa mencapai atau naik ke tingkat yang lebih tinggi, yang menghalangi aliran energi memasuki seluruh aspek hidup manusia menuju kesempurnaan. Secara alamiah, dengan cara meluaskan wawasan, cara pandang seseorang akan menjadi luas dan hidup menjadi lebih jernih.

  • Adjustment Lanjut (terbimbing)

Meskipun seseorang telah memperoleh adjustment ribuan kali secara alami, di masa depannya suatu saat ia akan mencari seorang pembimbing, baik seorang mursyid, guru, atau master. Pembimbing tentunya akan mengarahkan, memberi pemahaman, memberi ujian dengan lisannya, perbuatannya, bahkan dengan diamnya.

  • Adjustment Illahi (paling tinggi)

Selanjutnya, adjustment yang lebih tinggi yaitu penyesuaian batin atau rohani yang akan membimbingnya. Hal ini terjadi apabila praktisi (orang yang telah belajar atau memanfaatkan Bioenergi) menjadi meditatif, minatnya semakin tajam, cara pandangnya semakin lebar, melihat hidup secara berbeda, dan suara hatinya semakin berkembang.
Tidak ada satupun jiwa yang bisa maju di jalan spiritual tanpa menjalani adjustment. Tidak ada seorangpun yang dapat memanfaatkan kecerdasan Bioenergi secara maksimal dan terarah tanpa menjalani Bioenergi adjustment.

ioenergi Adjustment (Penyesuaian Energi Hidup)

Dalam berbagai sifat spiritual ataupun rohani, adjustment dipahami dalam beragam makna. Secara sederhana, penyesuaian (adjustment) dapat dipahami sebagai suatu proses. Setiap orang pasti pernah menjalani penyesuaian dalam makna duniawinya, dalam berbagai bentuk dan cara. Misalnya saja pengalaman seseorang yang tidak bisa berenang, namun diminta langsung berenang di sungai atau laut. Ia tidak tahu apa yang akan terjadi pada dirinya, entah terapung, atau justru akan tenggelam. Namun, adjustment yang dimaksud disini adalah dalam makna spiritual, dilakukan jika seseorang tidak memahami ajaran-ajaran agama, kepercayaan, pandangan-pandangan dan ide-ide masalah spiritual, merasa bahwa ia harus menempuh jalan yang tidak ia ketahui arahnya. Namun jalan penyesuaian ini memang dirasakan sangat sulit apabila masih terikat dengan kehidupan duniawi, yang masih terbelenggu dengan ego.

Bioenergi Adjustment
Secara metafisik, penyesuaian terdiri atas dua belas jenis yang terbagi menjadi empat tahap seperti di bawah ini :

  • Tahapan Pertama

Tahap ini dilakukan dengan bantuan seorang pembimbing yang sering disebut sebagai mursyid (dunia sufi), guru (secara Vedanta), atau master (di Bioenergi). Seorang master merupakan orang yang hidup di dunia, sama seperti manusia yang lain, beraktifitas di tengah-tengah masyarakat, serta mengalami pula kesusahan dan kesulitan duniawi. Bantuan seorang master merupakan langkah utama yang terpenting, apalagi bagi mereka yang ingin memanfaatkan Bioenergi secara maksimal. Hal ini dikarenakan Bioenergi dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia, baik secara jasmani, rohani, mental, emosional, sosial, ekonomi, dan spiritual.

  • Tahapan Kedua

Penyesuaian pada tahap ini adalah beragam ujian yang meliputi ujian keimanan, kepercayaan, dan kesabaran yang secara alamiah muncul ke permukaan kehidupan seseorang, dan ini harus dipahami secara lahir dan batin.

  • Tahapan Ketiga

Ada tiga penyesuaian dalam tahapan ini, yaitu menerima pengetahuan dengan penuh perhatian, bersyukur terhadap semua yang ia terima dengan sabar, dan mengasimilasi hasilnya dengan cerdas.

  • Tahapan Keempat

Pada tahapan ini, para praktisi Bioenergi akan memperoleh hasil dari yang diidealkannya. Dan siapa yang menjadi ideal, siapa yang memberi penyesuaian? Hal ini akan terjawab di suatu saat, namun tidak selamanya.

Tiga Aspek Bioenergi Adjustment
Bionergi Adjustment memiliki tiga aspek, yaitu :

  • Adjustment alamiah

Adjustment alamiah bisa terjadi kepada semua orang, tapi tidak semua orang memahami prosesnya. Tidak diperlukan juga seorang master. Kejadiannya bisa berupa perubahan cara pandang terhadap kehidupan secara tiba-tiba, merasakan dirinya tiba-tiba sadar berada di dunia lain. Meskipun ia berada di dunia yang sama, dunia tersebut benar-benar asing bagi dirinya. Nilai semua hal berubah pada saat cara pandang berubah. Bagaimana adjustment ini menimbulkan perubahan? Proses metafisik apa yang akan terjadi? Jiwa ditutupi oleh berlapis-lapis tabir, satu tabir menutupi tabir yang lain. Tabir-tabir ini yang menghalangi jiwa mencapai atau naik ke tingkat yang lebih tinggi, yang menghalangi aliran energi memasuki seluruh aspek hidup manusia menuju kesempurnaan. Secara alamiah, dengan cara meluaskan wawasan, cara pandang seseorang akan menjadi luas dan hidup menjadi lebih jernih.

  • Adjustment Lanjut (terbimbing)

Meskipun seseorang telah memperoleh adjustment ribuan kali secara alami, di masa depannya suatu saat ia akan mencari seorang pembimbing, baik seorang mursyid, guru, atau master. Pembimbing tentunya akan mengarahkan, memberi pemahaman, memberi ujian dengan lisannya, perbuatannya, bahkan dengan diamnya.

  • Adjustment Illahi (paling tinggi)

Selanjutnya, adjustment yang lebih tinggi yaitu penyesuaian batin atau rohani yang akan membimbingnya. Hal ini terjadi apabila praktisi (orang yang telah belajar atau memanfaatkan Bioenergi) menjadi meditatif, minatnya semakin tajam, cara pandangnya semakin lebar, melihat hidup secara berbeda, dan suara hatinya semakin berkembang.
Tidak ada satupun jiwa yang bisa maju di jalan spiritual tanpa menjalani adjustment. Tidak ada seorangpun yang dapat memanfaatkan kecerdasan Bioenergi secara maksimal dan terarah tanpa menjalani Bioenergi adjustment.

bookmark
bookmark
bookmark
bookmark
bookmark